Senja saat ku lahir…

saat pertama ku terlahir… terdengar bising tangisku memekak hening.., tapi ku lihat dalam buram mereka tersenyum melihat ku ada. aku masih tak mengerti… aku hanya bisa menangis. namun beberapa detik terdengar sayup-sayup beberapa kalimat indah yang sepertinya aku kenal tapi tak pernah mendengarnya sebelumnya..entahlah

aku merasakan ayah menimangku, ia terlihat bahagia dengan kedatanganku.. aku berusaha mnyapanya dengan tangisku tapi seprtinya tak ada yang paham bahasa ku..

mana ibu? oh… ia menangis, sesekali ia menagis bahagia sesekali iapun menangis sedih.. tapi kenapa sedih..?

Ayah meletakkanku di sisi ibu, ia mnciumiku lepas .. tangannya mendekapku erat ..pipiku basah karena airmatanya… “ada apa ibu?” tanyaku dengan tangis sesaatku..

ia tetap terlihat sedih, menatapku dalam.. dan

DISISI LAIN

“maaf pak, saya harus bicara dengan anda…”

“ada apa dok?”

“saya kira anda tahu seberapa parah penyakit istri anda, sebaiknya bayi itu tak usah m

senja saat aku lahir..

eminum ASI dari ibunya, dan saya sarankan  alangkah baiknya jika bayi anda di rawat dan diasuh  oleh yang lain.. apakah anda mengerti maksud saya?”

“…. ya dok, terima kasih…”

akhirnya semua terdiam…

akupun mengerti..

ibu..

~ oleh nabilsm33 pada Februari 20, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: